Why 1:1 - Wahyu Yesus Kristus, yang Allah berikan, untuk menunjukkan kepada para hamba-Nya hal-hal yang harus segera terjadi, mengganggu otoritas
Dipembuangan justru Yohanes mendapat kunjungan Sang Pencipta, Tuhan ingin kita menyelidiki Kitab Suci, agar kita tahu apa yang akan terjadi di hari-hari terakhir dari sejarah bumi ini, Terkadang awan gelap mengelilingi umat Tuhan. Sepertinya penindasan dan penganiayaan akan memadamkan mereka. Tetapi pada saat-saat seperti itu pelajaran yang paling instruktif diberikan.
Wahyu Yesus Kristus, yang Allah berikan kepadanya, untuk menunjukkan kepada para hamba-Nya hal-hal yang harus segera terjadi; dan Dia mengutus dan menandakannya oleh malaikatNya kepada hamba-Nya Yohanes. Wahyu 1: 1. {CTr 311.1}
Setelah Kristus naik, kesaksian Yohanes tentang Kristus mengganggu otoritas. Dengan kuasa dia memberikan kesaksian bahwa Kristus adalah Juruselamat yang telah bangkit. Untuk menyenangkan orang Yahudi, orang Romawi telah menyalibkan Kristus, dan sekarang mereka berusaha lebih jauh untuk menyenangkan mereka dengan menempatkan Yohanes di tempat yang suaranya tidak akan didengar oleh orang Yahudi atau bukan Yahudi. Dia dibuang ke Pulau Patmos. {CTr 311.2}
Rupanya Tuhan mengizinkan musuh-musuh-Nya menang, sejauh menyangkut penampilan luar. Tapi tangan Tuhan bergerak tak terlihat dalam kegelapan. Tuhan mengijinkan hamba-Nya yang setia ditempatkan di mana Kristus dapat memberinya wahyu yang lebih indah dari diri-Nya untuk diberikan kepada dunia .... Dia tersembunyi di pulau terpencil, dan di sini Kristus mengunjunginya, memberinya yang paling indah. pandangan kemuliaan-Nya, dan memberitahukan kepadanya apa yang akan terjadi di bumi .... {CTr 311.3}
Yohanes tidak lagi bersosialisasi dengan saudara-saudaranya dan kesenangan pergaulan. Tetapi tidak ada yang bisa menghalangi dia dari terang dan pewahyuan Kristus. Terang yang besar harus bersinar dari Kristus kepada hamba-Nya. Murid terkasih ini sangat disukai. Dengan murid-murid lain dia telah melakukan perjalanan dengan Yesus, belajar tentang Dia dan berpesta dengan firman-Nya .... Pada hari Sabat yang kudus Juruselamat yang telah bangkit menyatakan kehadiran-Nya kepada Yohanes; dan kesaksian yang diberikan kepadanya juga diberikan kepada kita. Tuhan ingin kita menyelidiki Kitab Suci, agar kita tahu apa yang akan terjadi di hari-hari terakhir dari sejarah bumi ini .... {CTr 311.4}
[Bagian-bagian dari Wahyu 1 dikutip.] Ini adalah kesaksian yang paling kuat, tetapi signifikansinya yang sebenarnya masih samar-samar dipahami. Biarlah setiap pelajar Alkitab dengan hati-hati merenungkan setiap kata di pasal pertama Wahyu, karena setiap kalimat dan setiap kata memiliki bobot dan konsekuensi. {CTr 311.5}
Penampakan Kristus kepada Yohanes haruslah bagi semua, orang percaya dan orang tidak percaya, bukti bahwa kita memiliki Kristus yang telah bangkit. Itu harus memberi kekuatan hidup kepada gereja.
Terkadang awan gelap mengelilingi umat Tuhan. Sepertinya penindasan dan penganiayaan akan memadamkan mereka. Tetapi pada saat-saat seperti itu pelajaran yang paling instruktif diberikan.
Seperti di malam yang paling gelap, bintang-bintang bersinar paling terang, begitu pula sinar paling cemerlang dari kemuliaan Tuhan terungkap di kegelapan yang paling dalam. Semakin gelap langit, semakin jelas dan mengesankan berkas Matahari Kebenaran, Juruselamat yang bangkit. — Manuscript 106, 1897. {CTr 311.6}
Tulisan aslinya :
The Revelation of Jesus Christ, which God gave unto him, to shew unto his servants things which must shortly come to pass; and he sent and signified it by his angel unto his servant John. Revelation 1:1. {CTr 311.1}
After Christ had ascended, John’s testimony concerning Christ disturbed those in authority. With power he bore witness that Christ was a risen Saviour. To please the Jews, the Romans had crucified Christ, and now they sought still further to please them by placing John where his voice would not be heard by Jew or Gentile. He was banished to the Isle of Patmos. {CTr 311.2}
Apparently the Lord permitted His enemies to triumph, as far as outward appearance was concerned. But God’s hand was moving unseen in the darkness. God permitted His faithful servant to be placed where Christ could give him a more wonderful revelation of Himself to give to the world.... He was hidden as it were on a desert island, and here Christ visited him, giving him a most wonderful view of His glory, and making known to him what was to come upon the earth.... {CTr 311.3}
John was deprived of the society of his brethren and of the pleasure of association. But no one could deprive him of the light and revelation of Christ. A great light was to shine from Christ to His servant. Richly favored was this beloved disciple. With the other disciples he had traveled with Jesus, learning of Him and feasting on His words.... On the holy Sabbath day the risen Saviour made His presence known to John; and the testimony then given him is given also to us. God would have us search the Scriptures, that we may know what will be in the last days of this earth’s history.... {CTr 311.4}
[Portions of Revelation 1 are quoted.] This is a most powerful testimony, but its true significance is but dimly discerned. Let every student of Scripture carefully ponder every word in the first chapter of Revelation, for every sentence and every word is of weight and consequence. {CTr 311.5}
The appearance of Christ to John should be to all, believers and unbelievers, an evidence that we have a risen Christ. It should give living power to the church. At times dark clouds surround God’s people. It seems as though oppression and persecution would extinguish them. But at such times the most instructive lessons are given. As in the darkest night the stars shine the brightest, so the most brilliant beams of God’s glory are revealed in the deepest gloom. The darker the sky, the more clear and impressive are the beams of the Sun of Righteousness, the risen Saviour.—Manuscript 106, 1897. {CTr 311.6}
Comments
Post a Comment